Logo SPS Punguan Simbolon Pande Sahata (SPS) Indonesia
BerandaTentang SPSMubes SPS 1966Tarombo SPS

Sejarah Berdirinya Punguan SPS (Simbolon Pande Sahata) Indonesia

Simbolon Pande Sahata
Dilatarbelakangi kesadaran bersama Marga Simbolon Pande Sahata, Boru, Bere dan Ibebere yang ada di Jakarta, Wilayah serta Bona Pasogit akan pentingnya upaya mempertahankan nilai kekerabatan yang bermartabat, santun, berbudaya dan sejahtera, dimunculkan gagasan pembentukan SPS se-Indonesia, sebuah organisasi sosial yang dapat menghimpun dan menggerakkan keturunan Simbolon Pande Sahata, Boru, Bere dan Ibebere di seluruh Indonesia untuk saling membantu, mendukung dan mengasihi satu sama lain. Kesadaran tersebut muncul dari hasil pemikiran tokoh-tokoh Simbolon Pande Sahata, Boru, Bere dan Ibebere yang berdomisili di Jakarta dan Bona Pasogit yang mendapat dukungan dari tokoh dan sesepuh Simbolon Pande Sahata di berbagai wilayah di Indonesia.

Setelah melalui berbagai persiapan hingga dilaksanakannya Renovasi Tugu SPS yang berada di desa Huta Namora, Samosir dan Pesta Syukuran tanggal 1 Juli 2017, akhirnya diperoleh kata sepakat untuk mendirikan organisasi Simbolon Pande Sahata (SPS), Boru, Bere dan Ibabere seluruh Indonesia yang dikukuhkan di Huta Namora, Samosir hari Sabtu tanggal 1 Juli 2017 oleh Pengurus Pusat SPS se-Indonesia dengan Surat Keputusan No. /VII/SPS/2017 yang ditandai dengan pelantikan pengurus harian yang memiliki motto: "Si Sada Lulu, Si Sada Lungun, Si Sada Las Niroha", dalam mencapai tujuan dan falsafah hidup orang Batak yaitu: Hamoraon, Hagabeon dan Hasangapon.

Kemudian pada tanggal 5 Februari 2018 organisasi didaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM dengan nomor pendaftaran 6018020531100152 dengan nama "Perkumpulan Punguan Simbolon Pande Sahata Boru, Bere dan Ibebere Se-Indonesia".

Berikut susunan kepengurusan awal yang dilantik untuk masa bakti 2017 s/d 2022:
Ketua Umum:Marhuale Simbolon
Ketua I:T. Pardamean Simbolon
Ketua II:Manatar Simbolon
Sekretaris Umum:Sahata Simbolon
Wakil Sekretaris I:Arliman Simbolon
Bendahara Umum:Argilaus Simbolon
Wakil Bendahara I:Ny. Panggabean Ita br. Simbolon
Bidang Hubungan Masyarakat
Ketua:Batara Simbolon
Wakil:Moan Simbolon
 :Aser Marbun
Bidang Sosial & Kesejahteraan
Ketua:Topa Simbolon
Wakil:Thomas Simbolon
 :Ny. Darwin Simbolon Br Naibaho
 :Ny. Simson Simbolon/Br Girsang
 :Ny. Hendra Simbolon/Br Marpaung
Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia
Ketua:Domu Simbolon
Wakil:Eldarton Simbolon
 :Ny.Tobing Olivia Br. Simbolon
 :Daniel Simbolon
 :Rusmanto Simbolon
Bidang Hukum
Ketua:Rianto Simbolon
Wakil:Simson Simbolon
 :Ridho Berlianto Simbolon
 :Antonius Wibowo
 :Eko Wiranda Simbolon
 :Muko Simbolon
 :Binsar Hutajulu
 :Guntur Simbolon
Bidang Usaha
Ketua:Libert Simbolon
Wakil:Sihol Simbolon
 :Leo Simbolon
 :Jonner Simbolon
 :Rudi Simbolon
Bidang Pengembangan Seni Budaya dan Kreativitas
Ketua:Korem Sihombing
Bidang Kepemudaan
Ketua:Muko Simbolon
Wakil:Andreas Yuliardi Simbolon
 :Sumurung Simbolon
 :Dolok Simbolon
Koordinator Wilayah
Samosir:Daulat Simbolon
Sidikalang:Apul Simbolon
Sibolga:Haposan Simbolon
Pematang Siantar:Kardiman Simbolon
Simalungun:Budi H. Simbolon
Tebing Tinggi:Martogi Simbolon
Deli Serdang:Thomas Simbolon
Asahan:Herbert Simbolon
Rantauprapat:Landen Simbolon
Medan:Ampera Simbolon
 :Jasoal D. Simbolon
Binjai:Rudolf Sukandi Simbolon
Tanjungbalai:Rubentus Simbolon
Pekanbaru:Mulia Hamonangan Simbolon
Duri:Manatap Simbolon
Batam:Liston Simbolon
Dumai:Albert Simbolon
Jambi:Op. Andreas Simbolon
Palembang:Guynnes Simbolon
Lampung:Henry Simbolon
Banten:Sorba Simbolon
DKI Jakarta:Robert Simbolon
Jawa Barat:Polmer Simbolon
Jawa Timur / Bali:Edu Simbolon
Jawa Tengah / DIY:Jonner Simbolon
Sejak berdiri, Punguan SPS Indonesia telah melakukan beberapa kegiatan di bidang pertanian, pendidikan, dan bakti sosial seperti:
  1. Penanaman Lemon di Desa Ronggur Nihuta
  2. Penanaman Lemon di Huta Sitonggitonggi
  3. Pengobatan gratis dan pembagian kacamata baca di Desa Rianiate yang dilaksanakan pada tanggal 28 Juli 2018
  4. Pembentukan kelompok tani di Desa Ronggur Nihuta, Hutanamora, Salaon, Sitonggitonggi, Lintongnihuta, Sigorat, Parmonangan dan Rianiate
  5. Pembuatan ternak babi di Sigorat
  6. Pembangunan bak air di Desa Salaon
  7. Pembangunan embung air Desa Parmonangan
  8. Pengadaan jetor sebanyak 8 unit di Kabupaten Samosir
  9. Pengadaan mini traktor 1 unit di Kecamatan Ramunia, Deli Serdang
  10. Pemberian beasiswa bagi putra putri keluarga SPS berprestasi yang kurang mampu sebanyak 10 orang, yaitu:

    1. Desy Christiany Simbolon (Jurusan MIPA Universitas Bengkulu)
    2. Lilis Safitri Simbolon (Universitas Palangkaraya)
    3. Eko M. Hutajulu (Universitas Sam Ratulangi)
    4. Rohayana Siringoringo (Universitas Diponegoro)
    5. Sartika Situmorang (Politeknik Negeri Medan)
    6. Julina Simbolon (Universitas Palangkaraya)
    7. Lidwina Vianney Simbolon (Universitas Diponegoro)
    8. Grace P. Pangaribuan (Politeknik Negeri Medan)
    9. Tri Girl Laurensia Simbolon (Universitas Negeri Medan)
    10. Eziel Ivander David Simbolon (Universitas Gajah Mada)